Tarif Tol Bali Mandara Alami Penyesuaian 31 Januari 2020

Kawasan Teluk Benoa, Bali.
Kawasan Teluk Benoa, Bali.
1,527 Melihat
Tiga Golongan Alami Penurunan Tarif

MANGUPURA, POSBALI.co.id – Tarif jalan Tol Bali Mandara pertanggal 31 Januari pukul 00.00 Wita direncanakan akan mengalami penyesuaian. Hal tersebut dilakukan menyusul keluarnya SK dari Kementerian PUPR No 1234/KPTS/M/2019, yang diterima pihak Jasamarga Bali Tol pada tanggal 24 Januari 2020 tentang penyesuaian tarif tol. Manariknya penyesuian tarif tersebut ternyata tidak membuat semua golongan kendaraan mengalami kenaikan tarif. Dimana untuk golongan III, IV dan V justru mengalami penurunan tarif, sedangkan 3 golongan kendaraan sisanya mengalami kenaikan tarif.

Direktur Utama PT JBT, Enkky Sasono Anas Wijaya dikonfirmasi Rabu (29/1) tidak menampik hal tersebut. Terkait penyesuain tarif tersebut, saat ini pihaknya mengaku masih melakukan tahap sosialisasi penyesuain tarif tersebut. Baik melalui pemasangan informasi di spanduk, medsos dan sebagainya. Hal itu merujuk dari SK tersebut, yang menerangkan penyesuian tarif tersebut harus didahului sosialisasi minimal 7 hari setelah SK diterima. “Penyesuaian ini mungkin dilakukan tanggal 31 Januari pada pukul 00.00 Wita, berdasarkan acuan SK. Penyesuaian itu beragam, menyesuaian tarif inflasi di Bali,”terang Enkyy.

Menurutnya penyesuaian tarif tol Bali Mandara masih tergolong kecil, hal itu mengacu pada tingkat inflasi selama 2 tahun di propinsi Bali yang berkisar di angka 3 koma sekian. Untuk tarif golongan I jenis kendaraan sedan, jeep, pick up atau truk kecil dan juga bus akan mengalami kenaikan dari semula Rp 11500 menjadi Rp 12500. Untuk kendaraan golongan II jenis kendaraan truk dengan dua gandar mengalami kenaikan dari semula Rp 17500 menjadi Rp 19000. Untuk kendaraan golongan III jenis kendaraan truk dengan tiga gandar mengalami penurunan dari semula Rp 23500 menjadi Rp 19000. Untuk kendaraan golongan IV jenis kendaraan truk dengan empat gandar mengalami penurunan dari semula Rp 29000 menjadi Rp 25000. Untuk kendaraan golongan V jenis kendaraan truk dengan lima gandar mengalami penurunan dari semula Rp 35000 menjadi Rp 25000. Sedangkan untuk kendaraan golongan VI jenis roda dua mengalami kenaikan dari Rp 4500 menjadi Rp 5000. “Untuk penyesuaian ini, pemerintah sekaligus ingin berupaya menyesuaian golongan. Dimana golongan II dan III nantinya akan menjadi satu ke golongan II. Sedangkan golongan IV dan V akan menjadi golongan III,”jelasnya.

Penyesuaian tarif tersebut pada umumnya adalah hal yang lumrah dan dilakukan secara berkala setiap 2 tahun yang diatur dalam Keputusan Menteri PUPR No 38 tahun 2004. Dimana tarif tol yanh lama disesuaikan dengan kumulatif inflasi selama 2 tahun di Bali. Jika tarif tol diberlakukan tetap selama masa konsesi atau tidak ada kenaikan berkala, maka tarif tol pada masa konsesi berikutnya akan sangat tinggi dan diluar daya beli masyarakat. Hal itu tentunya akan membuat jalan tol tidak akan mampu memberi manfaat sebagai jalan alternatif. “Jadi penyesuaian itu bertujuan untuk meringankan beban pengguna jalan tol. Itu merupakan hitung-hitungan investasi. Bisa saja tarif tol tidak naik, jika pada saat penetapan dari awal itu ada pada angka tengah,”ungkapnya. 023

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.