Pohon Natal dan Pesan Perdamaian dari RS Puri Raharja

Pohon natal setinggi 7,2 meter di halaman RS Puri Raharja karya Dokter Bagus Darmaya.
954 Melihat

KALAU kita kebetulan melintas di Rumah Sakit (RS) Puri Raharja di Jalan WR Supratman Denpasar, kini ada pemandangan berbeda. Di halaman rumah sakit itu sejak Senin (20/12) lalu berdiri megah pohon natal yang di malam hari tampak sangat meriah dengan kerlap-kerlip lampu hias. Pohon natal setinggi 7,2 meter ini merupakan kreasi Dirut RS Puri Raharja, dr. Gde Bagus Darmayasa, seorang penganut Hindu yang mencintai keberagaman dan menjunjung tinggi persaudaraan lintas iman.

Di manapun berkarya, Dokter Bagus selalu memberi ‘warna’ di tempat pengabdiannya. Sejak menjadi Dirut RS Jiwa Bangli, lalu sempat dipercaya memimpin RS Bali Mandara dan kini menjadi Dirut RS Puri Raharja, pria yang hobi melukis ini selalu menghadirkan hal ‘baru’. Di tangannya, saat ini RS Puri Raharja makin kinclong, baik secara visual maupun pelayanan kesehatan.

Khususnya mengenai pohon natal, sudah dirancangnya sejak awal Desember 2021. Dia memberikan arahan kepada stafnya untuk menyiapkan pohon natal lengkap dengan ornamen, seperti lampu dan hiasan. “Saya sendiri yang merancangnya, dengan dibantu staf saya. Lumayan juga, cukup lama sampai bisa terpasang,” ungkap Dokter Bagus via WhatsApp, Rabu (22/12) kemarin.

Bahkan, saking seriusnya, dia membeli ornamen untuk pohon natal ini sampai ke Mangga Dua, Jakarta. Dokter Bagus memang tidak mau asal buat dan sekadar jadi. Dia mengerahkan seluruh kreativitas seni yang dimilikinya untuk menampilkan pohon natal yang indah, baik dipandang secara visual maupun secara rohani. Dia berprinsip, setiap ketulusan pasti menjadi karma baik. Pohon natal mengandung pesar perdamaian, suka cita dan harapan.

Dia sengaja memajang pohon natal di RS Puri Raharja, karena ada juga orang Kristen dan Katolik yang menjadi pasien dan dirawat di RS tersebut. “Pohon natal itu setahu saya merupakan simbol kelahiran Yesus Kristus yang membawa damai, sukacita, pengharapan, dan berkat. Melalui pohon natal ini kami ingin membawa damai, sukacita, pengharapan, dan berkat bagi pasien dan keluarga pasien yang beragama Nasrani supaya mereka merasa terhibur. Ini secara kejiwaan, akan memberi efek positif bagi kesembuhan pasien,” jelas Pemangku Pura Goa Lawah ini.

Namun, apa yang dibuatnya ini tidak eksklusif untuk umat Nasrani saja, tetapi untuk semua umat beragama. Saat Hari Raya Galungan dan Kuningan serta Hari Raya Hindu lainnya, RS Puri Raharja tentu melakukan hal yang sama. Demikian pula saat Hari Raya Idul Fitri bagi umat Islam, Hari Raya Imlek bagi umat Kong Hu Chu dan Budha. “Semua kita buat dekorasinya. Kita persembahkan untuk kebaikan bagi sesama. Kita respek pada semua,” ujar Dokter Bagus. gre

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.