Mahasiswa ITB STIKOM Bali Juara Tinju dan Runner Up Silat

Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawam bersama kedua mahasiswanya, Yoga Dana Reza (kiri) dan Rendy Hanata Findika (kanan).
464 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Dua mahasiswa ITB STIKOM Bali, Rendy Hanata Findika dan Yoga Dana Reza mengukir prestasi gemilang dalam dua event nasional cabang olah raga berbeda. Yakni juara tinju nasional dan runner up silat.

Rendy Hanata Findika, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi angkatan 2020 ini meraih juara nasional tinju kelas berat dalam ajang Kejuaraan Tinju Open Nasional Rocky Fight Series 2 yang diadakan di Hotel Santana Kepanjen, Kabupaten Malang, 25 – 26 Maret 2022.

Sementara itu, Yoga Dana Reza runner up dalam Kejuaraan Open Tournament Banyuwangi Championship II tahun 2022 yang diselenggarakan di GOR Tawangalun pada 21 – 22 Maret 2022.

Ditemui di Kampus, Senin (4/4), Rendy Hanata Findika menuturkan, turun di kelas berat atau 82 kg.

“Di kelas berat ini hanya dua atlet, yaitu saya sendiri dan satu lagi atlet dari Jepara, Jawa Tengah. Namanya Kiki Zakaria” kata Rendy yang sehari-hari berlatih di Sasana Tinju Setiabudi Denpasar ini.

“Kami main tiga ronde. Di ronde kedua, saya sudah pukul jatuh dia tapi dimasih bisa bangkit dan bertahan sampai ronde ketiga. Tapi hasil akhirnya saya menang angka mutlak,” kata Rendy yang mengaku saat pertandingan didampingi Coach Tony, Coach Anton dan Pak Ketut.

Yoga Dana Reza menyampaikan dia bertanding di Kelas D Putra Dewasa 60 – 65 kg. Untuk sampai final, Yoga harus bertanding tiga kali.

Di partai pertama, dia bertanding melawan atlet dari Surabaya, partai kedua melawan atlet silat dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.

Sukses mengatasi parlawana kedua tantangan tersebut, Yoga Dana Reza melaju ke babak final menantang wakil dari Universitas Muhammadiyah Jember. “Sialnya di final saya kalah. Tapi tidak ada, disyukuri aja,” kata Yoga.

Sebelumnya, Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan selain mengucapkan selamat, juga berpesan agar prestasi yang dicapai harus dipertahankan atau ditingkatkan lagi.

“Setiap mahasiswa yang menanglomba pasti kami hargai dalam bentuk beasiswa,” kata Dadang.

Staf Bagian Kemahasiswaan I Made Arya Budhi menambahkan, kampus akan memberi apresiasi kepada mereka berupa beasiswa. “Besarannya pak rektor yang memutuskan,” tambah Made Arya Budhi. alt

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.