Gedung Auditorium Jembrana Dirusak Orang Tak Dikenal

Petugas dari Mapolres Jembrana saat melakukan olah TKP di Gedung Auditorium.
1,012 Melihat

JEMBRANA, posbali.co.id – Gedung Auditorium Pemkab Jembrana di Jalan Mayor Sugianyar, kawasan Civic Center di Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, menjadi sasaran aksi perusakan oleh orang tidak dikenal (OTK). Gedung ini biasa digunakan untuk tempat pertemuan dan berbagai acara oleh Pemkab Jembrana.

Dari pantauan POS BALI, Kamis (17/6/2021), perusakan dinding peredam suara terjadi di dua titik yakni pada dinding lantai tangga pintu sebelah utara di bagian ukiran pembatas yang terbuat dari kayu dan dinding lantai tangga pintu bagian selatan atau dinding akustik auditorium. Dengan adanya pengerusakan terhadap bangunan yang terletak di sebelah barat sisi selatan Rumah Jabatan Bupati Jembrana dan di depan Rumah Jabatan Wakil Bupati Jembrana ini, Tim Inafis Polres Jembrana melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kerusakan terparah terjadi pada dinding akustik di lantai tangga sebelah selatan. Rangka baja ringan sebagai tempat tumpuan nampak kelihatan. Selain dinding peredam, ukiran kayu sebagai pembatas ujung lantai dua juga rusak. Aksi perusakan diduga dilakukan malam hari. Karena petugas cleaning service (CS) hanya berjaga pada siang hari tanpa CCTV.

Kabid Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana, Wayan Harta Wijaya, mengatakan, baru mengetahui kejadian tersebut setelah diberitahu oleh Kasi Bangunan, Komang Wiarta, pada Selasa (15/6) lalu. “Pak Kasi menyampaikan ke saya setelah mendapat laporan dari petugas kebersihan,” katanya.

Setelah mendapat laporan, pihaknya langsung melakukan pelaporan ke Pj. Sekda Jembrana dengan tembusan ke Bupati Jembrana, Kabag Umum, dan Satpol PP Jembrana. “Setelah laporan saya diterima dan disarankan melaporkan hal ini ke Mapolres Jembrana,” jelasnya.

Harta Wijaya mengatakan, terkait kerusakan yang terjadi, dia belum bisa menyampaikan perkiraan kerugiannya karena pengukuran baru saja dilakukan. Dia juga menerangkan, Gedung Auditorium ini belum menjadi aset PU, namun masih konstruksi dalam pengerjaan (KDP) di PU. “Dan tahun ini rencananya akan dikerjakan kembali beberapa pekerjaan dengan anggaran sekitar 2,5 miliar masih dalam tahap tender. Di antaranya untuk pengadaan AC, pintu railing, genset, APAR, pompa hidrant, tata suara, dan padmasana, serta termasuk CCTV,” jelasnya. 024

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.