Enam Event Wisata NTB Masuk KEN Kemenparekraf 2023

Kadis Pariwisata NTB Yusron Hadi (dua kiri) saat menjadi pembicara pada diskusi Kebangkitan Pariwisata NTB yang dihelat Poltekpar Lombok (foto: rul)
29 Melihat

MATARAM, POS BALI – Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi NTB mengusulkan sebanyak 10 event pariwisata di sejumlah daerah untuk bisa masuk pada gelaran Kharisma Event Nusantara (KEN) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di tahun 2023.

Dari 10 event yang sudah diajukan untuk diselenggarakan pada tahun 2023, justru Kemenpar hanya menyetujui enam event yang dapat didukung pelaksanaanya untuk masuk menjadi KEN tahun depan.

“Enam event itu. Di antaranya, yakni Senggigi Jazz Festival,  Pacoa Jara Bima,  Gili Festival di KLU, Festival Bau Nyale di Loteng, dan Perang Topat di Lobar,” ujar Kepala Dinas Pariwisata NTB, H. Yusron Hadi saat menjadi narasumber pada diskusi yang dihelat Poltekpar Lombok bertajuk Perkuat Sinergi Media Massa Menuju Kebangkitan Pariwisata NTB di Mataram, Kamis (1/12/2022).

Ia mendaku, sebanyak enam event yang sudah dilakukan kurasi oleh tim Kemenparekraf itu, akan dilakukan presentasi oleh pihak Dispar NTB  di Jakarta dalam waktu dekat ini.

Menurut Yusron, pihaknya tengah mempersiapkan sejumlah materi pendukung dalam rangka memperkuat urgensi enam event tersebut untuk diselenggarakan.  “Untuk total event kita di NTB sepanjang tahun 2023, adalah sebanyak 23 kalender event. Jadi, nanti yang enggak masuk di usulan Kemenpar akan tetap kita selenggarakan secara mandiri. Tentunya, tetap kita akan melakukan kolaborasi dengan pihak Kemenpar RI,” kata Yusron.

Kharisma Event Nusantara (KEN) merupakan strategi kolaborasi Kemenparekraf dengan pemerintah daerah melalui penyelenggaraan event berkualitas.

Sementara itu, APV Site Operation The Mandalika I, Made Pari Wijaya yang juga menjadi narasumber pada kegiatan itu, mengatakan empat event tersebut diawali dengan World Superbike Championship atau WSBK yang akan digelar 3-5 Maret 2023.

Selain itu ada Shell Eco Marathon yang akan digelar 1 hingga 10 Juli 2022. Selanjutnya akan digelar Speed pada Agustus 2023. “Dan, terakhir ada MotoGP 2023 yang digelar pada 10-12 Oktober 2023,” ucap dia.

Made Pari Wijaya mendaku, setiap satu atau dua bulan akan ada event internasional yang digelar di sirkuit kebanggaan Indonesia ini. “Harapan setiap satu dua bulan sekali ada event internasional. Mari kita jaga sinergitas, komunikasi, koordinasi dan kolaborasi,” tegas dia. 031

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.