Disiplin Prokes Melaksanakan Upacara Adat dan Keagamaan

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra
620 Melihat

DENPASAR, POS BALI- Upacara adat dan keagamaan menjadi salah satu kluster penularan Covid-19 di Bali.

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penangana (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar mewanti-wanti masyarakat yang hendak melaksanakan upacara adat dan keagamaan agar betul betul memperhatikan tata laksana kegiatan sesuai dengan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

GTPP Covid-19, kata Rai Mantara, pada prinsipnya tidak melarang pelaksanaan upacara adat dan keagamaan, namun  pelaksanaan wajib menerapkan disiplin Prokes.

“Sehingga pelaksanaan upacara adat dan keagamaan tidak menjadi kluster baru penyebaran covid-19,” kata Rai Mantra, didampingi Jubir GTPP Covid-19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai.

Ia meminta untuk melakukan 3 M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak), dan menghindari 3 R (ramai-ramai, rumpi-rumpi dan ruang sempit).

“Jadi ini merupakan upaya untuk menekan penularan yang bermuara pada menurunya kasus secara komulatif,” tegas Rai Mantra.

Untuk diketahui, kasus Covid-19 di Denpasar masih fluktuatif. Update kasus Covid-19 di Denpasar pada Minggu (29/11/2020), tercatat ada penambahan 19 kasus positif. Dengan demikian total komulatif kasus positif sebanyak 3.772 orang.

Kabar baiknya, jumlah pasien sembuh sangat tinggi. Pada Minggu (29/11/2020), ada penambahan 7 orang pasien sembuh.Dengan demikian total pasien sembuh sebanyak 3.352 orang atau mencapai 93,17 persen.

Adapun pasien meninggal dunia sebanyak 85 orang (2,24 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 174 orang (4,59 persen). (*)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.