Dari Bimtek PS MTB Poltekpar Bali Gelar di Sultra, Olah Bahan Lokal Jadi Produk Unggulan

Dosen MTB dan Peserta Bimtek ketika Foto Bersama, di Buton, Selasa (29/11/2022)
31 Melihat

MANGUPURA, POS BALI – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali merupakan salah satu lembaga pendidikan perhotelan dan kepariwisataan di Pulau Dewata itu terus berupaya mengimplementasikan salah satu dari Tri Darma Perguruan Tinggi. Puluhan dosen Program Studi (PS) Manajemen Tata Boga (MTB) perguruan tinggi vokasi di kawasan Nusa Dua, Bali itu tahun 2022 ini menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek). Para pakar pariwisata terutama di bidang Tata Boga, Poltekpar Bali, mengadakan Bimtek Pengolahan Bahan Pangan Lokal Menjadi Produk Unggulan Berbasis Kewirausahaan, Di Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara.

Koordinator  PS. MTB, Poltekpar Bali, A.A.Gd.Putra,KP.Dalem,SE,M.Par, di Nusa Dua, Kamis (1/12), mengatakan tujuan Bimtek ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat di Buton Utara, Sulawesi Tenggara mengenai potensi bahan pangan lokal yang dimiliki. Memberikan pemahaman kepada masyarakat terutama pengelola wisata di Buton Utara mengenai kewirausahaan.

Selain itu, KP.Dalem juga menambahkan pemahaman kepada masyarakat Buton Utara mengenai cara pengolahan bahan pangan lokal menjadi produk wisata kuliner. Memberikan ide/sumbangsih pikiran bagi masyarakat mengenai usaha di bidang kuliner yang bisa dikembangkan dari pemanfaatan bahan pangan lokal di Buton Utara. Meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk unggulan, tambahnya.

Menurutnya, kegiatan pelatihan pengolahan bahan pangan lokal menjadi produk unggulan berbasis kewirausahaan tersebut merupakan bentuk implementasi dari kerjasama yang dilakukan antara Poltekpar Bali dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabupaten Buton Utara. Disusul dalam bentuk MoA antara PS. MTB Poltekpar Bali dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabupten Buton Utara.

”Kegiatan ini menjadi kebanggaan bagi dosen PS.MTB Poltekpar Bali bisa berbagi pengetahuan dengan masyarakat lokal di Buton Utara,” katanya. 

Pada kesempatan itu, pihaknya mengharapkan kepada peserta khususnya masyarakat di Buton Utara itu, agar terus berupaya mengolah bahan makanan lokal menjadi makanan yang bernilai internasional, harapnya.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari Selasa (29/11-2/12) 2022 itu, dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Buton Utara, Mansur,S.Sos.,M.Si, dan puluhan peserta dari masyarakat lokal yang telah menggeluti bidang pariwisata di daerah itu. Pembukaan kegiatan pelatihan pengolahan bahan lokal terasebut, diakhiri dengan acara foto bersama. Ksu,Adv.  

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.